5 Tips Keselamatan Kerja Dengan House Keeping Tempat Kerja

Tips Menjaga Tata Rumah Tangga (House Keeping) – Buruknya tata rumah tangga (house keeping) merupakan salah satu hal yang dapat menyebabkan kecelakaan di tempat kerja. Selain bertujuan mengurangi tingkat kecelakaan, House Keeping tempat kerja yang dijalankan dengan baik bertujuan juga meningkatkan produktivitas dan moral para pekerja.
Safety, Cara menjaga kebersihan tempat kerja, Cara Menjaga House Keeping, Menjalankan program house keeping di tempat Kerja
Pic/Pixabay
Tentunya penerapan Program House Keeping ini akan sangat bermanfaat pada tempat kerja yang banyak mengandung bahan-bahan berbahaya, mudah terbakar, debu, dan ruang produksi. Sebagian besar praktisi sepakat, bahwa program Keselamatan Kerja harus memasukkan House Keeping di dalamnya. Tentunya program ini harus didukung oleh manajemen, dan semua pekerja berperan aktif dalam menjalankan program-program yang ada. Berikut 5 Tips Keselamatan Kerja Dengan menerapkan House Keeping di Tempat Kerja:
Dikutip dari OSHA’s Walking-Working Surfaces Standard (1910.22(a)) bahwa lantai kerja harus dipastikan Bersih dan Kering termasuk didalamnya lorong-lorong dan jalur, gudang, dan harus tersedia drainase untuk area kerja yang banyak menggunakan air atau area basah sehingga lantai kerja tetap bisa kering. Untuk mencegah terpeleset, Terjatuh, dan Tersandung (prevent slip, trip, and falls) dapat dilakukan dengan beberapa cara berikut:
  • Laporkan dan bersihkan tumpahan air maupun oli
  • Ganti lantai yang rudak
  • Pasang cermin untuk membantu memperlihatkan area-area yang terlindung (blind spot)
  • Pasang anti slip di area yang berpotensi licin
  • Singkirkan barang-barang yang menghalangi jalur / jalan.
  • Buat garis demarkasi untuk menentukan area penempatan barang, area kerja, dan jalur pejalan kaki.

2. Eliminasi Bahaya Kebakaran

Untuk mengeliminasi potensi bahaya kebakaran di area kerja dapat dilakukan dengan beberapa langkah berikut:
  • Singkirkan bahan mudah terbakar yang tidak digunakan dari area kerja
  • Gudang yang berisi bahan mudah terbakar harus dijauhkan dari sumber api
  • Siapkan jalur emergency, dan jauhkan barang-barang yang dapat menghalangi jalur darurat
  • Jauhkan barang-barang yang dapat menghalangi peralatan emergency (apar, springkler, dan sebagainya)
  • Periksa secara berkala peralatan listrik

3. Bersihkan Debu

Debu merupakan sumber bahaya yang dapat menyebabkan ledakan di tempat kerja, kumpulan deb yang terakumulasi akan menimbulkan ledakan jika terjadi kontak dengan sumber panas. Dikutip dari NFPA bahwa akumulasi debu yang mencapai 5 % dari luasan ruangan dengan ketebalan 0,8 milimeter dapat menjadi sumber ledakan yang cukup signifikan. 
Debu produksi seperti debu dari industri tebu, debu batu bara, dan bahkan sarang laba-laba dapat menjadi bahan bakar pada segitiga api. Dalam NFPA-654 (NFPA 654 – a standard on preventing fire and dust explosions) dianjurkan bahwa untuk mencegah kebakaran dan ledakan debu harus dilakukan dengan identifikasi area-area berbahaya dan dilakukan pembersihan debu.
Metode pembersihan debu yang paling efektif adalah dengan melakukan vacum, namun untuk area-area yang tidak terdapat aliran listrik dapat dilakukan penyiraman menggunakan air.
4. Pencegahan Benda Jatuh (Falling Object)
Penempatan barang-barang di rak harus memperhatikan hirarki, bahwa barang yang berat harus ditempatkan di level yang paling bawah dan yang ringan di atas. Barang yang berukuran besar diletakkan dibawah dan yang berukuran relatif lebih kecil di atasnya.
Jika pekerjaan dilakukan pada dua lantai yang berbeda, maka pekerja yang berada di lantai atas harus menjaga barang-barang jauh dari pinggir lantai kerja dan tersedia pengaman (toe board).
5. Buat Aturan dan Lakukan Inspeksi
Safety, Cara menjaga kebersihan tempat kerja, Cara Menjaga House Keeping, Menjalankan program house keeping di tempat Kerja
Pic/Pixabay
Buatlah aturan atau kebijakan yang jelas mengenai House Keeping, tentukan peran dan tanggung jawab semua level pekerja untuk berperan aktif dalam terciptanya tata rumah tangga yang rapi. Lakukan inspeksi secara berkala untuk memastikan program kerja masih berjalan.
Itulah beberapa tips menjaga tata rumah tangga (house keeping) tempat kerja agar tetap rapi dan bersih, penerapan program 5R/House keeping ini akan memberikan dampak yang sangat luar biasa pada pelaksaan pekerjaan.
Sumber : www.darmawansaputra.com
About Darmawan Saputra
Saya adalah Seorang Lulusan Teknik Lingkungan UPN Veteran Yogyakarta, Saat Ini bekerja di Salah Satu Perusahaan Pertambangan Batubara. Saya Lahir Di Salah Satu Daerah Di Kotabumi (Lampung Utara).

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*