SNI Pemeriksaan Kecelakaan Tambang, Cara investigasi kecelakaan tambang, SNI Investigasi Kecelakaan

Proses Investigasi Kecelakaan Tambang

Kecelakaan tambang harus memenuhi lima kriteria, apabila salah satu dari lima kriteria kecelakaan tambang itu tidak terpenuhi maka kecelakaan yang terjadi tidak dapat dikategorikan ke dalam kecelakaan tambang. Investigasi kecelakaan bertujuan untuk mencari penyebab kecelakaan, mencari... Read more »

SNI-13-6676-2002_Evaluasi Laporan Penyelidikan Umum dan Eksplorasi Bahan Galian

Standar ini merupakan petunjuk atau pedoman bagi pemberi izin usaha pertambangan atau pejabat yang ditunjuk dalam melaksanakan evaluasi laporan rencana kerja, triwulan, tahunan, akhir penyelidilan umum dan eksplorasi bahan galian. Penyelidikan umum... Read more »

SNI 16-7062-2004 Pengukuran Intensitas Penerangan Tempat kerja

Intensitas penerangan di tempat kerja dimaksudkan untuk menberikan penerangan kepada benda-benda yang merupakan obyek kerja, peralatan atau mesin dan proses produksi serta lingkungan kerja. Untuk itu diperlukan intensitas penerangan yang optimal. Selain... Read more »

Tata Cara Perancangan Sistem Pencahayaan Buatan

Petunjuk teknis sistem pencahayaan buatan dimaksudkan untuk digunakan sebagai pegangan bagi para perancang dan pelaksana pembangunan gedung didalam merancang sistem pencahayaan buatan dan sebagai pegangan bagi para pemilik/pengelola gedung didalam mengoperasikan dan... Read more »

SNI 13-3620-1994 Cara Pemakaian Perkakas Tangan Dengan Aman

Perkakas tangan adalah alat bantu kerja untuk membantu meyelesaikan suatu pekerjaan, baik yang manual maupun yang digerakkan dengan listrik, angina atau minyak (power tool), yang dapat dengan mudah dibawa. Beberapa hal yang... Read more »

Penanganan Tabung Bertekanan

Tabung bertekanan banyak kita jumpai di area kerja kita, terutama di area workshop atau tempat pengelasan. Potensi bahaya dari tabung bertekanan sangat besar, dapat terjadi ledakan, jatuh, kebocoran gas, kebakaran, ataupun salah... Read more »

SNI 13-4126-1996 Penyumbuan detonator biasa pada kegiatan pertambangan umum

Peledakan adalah salah satu aktifitas pekerjaan penambansan untuk pentbongkaran bahan galian batuan untuk mencapai kualitas dan kuantitas sesuai sasaran yang diharapkan. Bahan Peledak mempunyai sifat kepekaan (sensitifitas) terhadap benturan, gesekan, panas, dan... Read more »

SNI 13-4125-1996 Tata pengukuran gas karbon dioksida pada tambang batubara bawah tanah

Persentase Carbon dioksida dalam udara dapat bertambah besar ditambang bawah tanah akibat proses pernapasan manusia, proses oksidasi, nyala lampu, kebakaran dan peledakan. Apabila konsentrasi C02 makin naik yang biasanya diikuti oleh penurunan... Read more »

SNI 13-4124-1996 Tata pengukuran gas karbon monoksida pada tambang batubara bawah tanah

Gas Karbon Monoksida (CO) adalah salah satu gas yang berbahaya terdapat pada kegiatan penambangan batubara bawah tanah Gas CO sangat berbahaya bagi pernapasan manusia bila terisap walaupun dalam persentase yang kecil yang... Read more »

SNI 13-4123-1996 Tata pengukuran gas metana pada tambang batubara bawah tanah

Pada kegiatan penambangan batubara bawah tanah kehadiran gas-gas pengotor dm berbahaya niutlak diatasi. Gas metana sangat mudah meledak pada konsentrasi 5 s/d 15 % apabila terkena percikan api. Oleh karena itu perlu... Read more »