SNI 13-4124-1996 Tata pengukuran gas karbon monoksida pada tambang batubara bawah tanah

Gas Karbon Monoksida (CO) adalah salah satu gas yang berbahaya terdapat pada kegiatan penambangan batubara bawah tanah Gas CO sangat berbahaya bagi pernapasan manusia bila terisap walaupun dalam persentase yang kecil yang akan menyebabkan gangguan keseimbangan tubuh, oleh sebab itu perlu dilakukan tala pengukuran gas CO dan perlu dibakukan.

Pengukuran ini mengacu kepada standar Mine Safety and Health Of America (MSHA)

Metode absorbsi CO yang menggunakan tabung detektor adalah sebagai berikut ;

  • Pergunakan tabung detektor dan pompa yang masih baik. 
  • Potong kedua uju’ng tabung dengan alat pernotong tabung. 
  • Masukkan tabung kedalam pompa. 
  • Isap udara dengan cara menekan pompa. 
  • Baca dm catat perubahan warna pada skala. 
  • Pekerjaan selesai, rapihkan peralatan.

Metode absorbsi CO yang menggunakan alat monitor gas CO digital.

  • Kalibrasikan dulu alat monitor gas CO. 
  • Tempatkan alat ukur pada daerah yang akan diukur. 
  • Hidupkan alat monitor gas CO digital sampai pembacaan pada alat stabil. 
  • Baca dan catat hasil pengukuran. 
  • Pekejaan selesai, rapihkan peralatan. 

Untuk lebih jelasnya dapat dibaca pada SNI 13-4124-1996 Tata pengukuran gas karbon monoksida pada tambang batubara bawah tanah

Sumber : www.darmawansaputra.com
About Darmawan Saputra
Saya adalah Seorang Lulusan Teknik Lingkungan UPN Veteran Yogyakarta, Saat Ini bekerja di Salah Satu Perusahaan Pertambangan Batubara. Saya Lahir Di Salah Satu Daerah Di Kotabumi (Lampung Utara).

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*