Visi ZERO ACCIDENT, Mungkin atau Tidak ?

Zero Accident – Berbagai macam sektor industri memiliki tingkat risiko yang berbeda-beda, namun ada beberapa sektoir industri yang tergolong memiliki tingkat risiko yang tinggi seperti Penerbangan, Perminyakan, Pertambangan dan juga konstruksi. Kecelakaan demi kecelakaan terjadi dan tidak sedikit kerugian harta benda serta kehilangan nyawa pun terjadi.

Menyikapi hal itu, sebagian perusahaan menargetkan tingkat kecelakaan sebagai bentuk komitmen perusahaan terhadap Keselamatan dan kesehatan kerja yang ditunjukkan dalam bentuk tingkat kekerapan, tingkat keparahan dan jumlah kecelakaan.

Objective Jumlah Kecelakaan

Menyikapi tingginya kecelakaan dalam suatu sektor industri dengan menargetkan suatu jumlah kecelakaan tertentu setiap tahunnya akan memberikan dorongan kepada semua manajemen dan pekerja untuk terus berupaya dalam memperbaiki kinerja perusahaannya. Namun, ada hal lain yang tidak kalah pentingnya dengan tujuan mulia tersebut adalah hal tersebut sama saja perusahaan mengijinkan beberapa kecelakaan terjadi.

Misal, perusahaan mencanangkan jumlah kecelakaan pada akhir tahun untuk target tahun selanjutnya sejumlah 10 kecelakaan. Maka hal ini bermakna perusahaan tersebut mentolerir 10 kejadian kecelakaan di tahun berikutnya. atau… Perusahaan A membuat target Tingkat Kekerapan sebesar 3.00 (LTIFR = 3) maka perusahaan tersebut mengijinkan ada beberapa pekerjanya yang boleh cidera pada tahun itu.

Siapa yang mau mendaftar jadi korban….?

Pernah kah Anda merencakan celaka saat mengendarai kendaraan pribadi ? misal, tidak apa lah dari 2 bulan menggunakan kendaraan 1 kali saja mengalami kecelakaan. Tentu tidak kan..? pola pikir ini yang perlu kita tularkan saat berada di tempat kerja, bahwa tidak boleh ada yang mengalami kecelakaan di tempat kerja..

Menargetkan jemlah kecelakaan secara “moral” tidak dibenarkan..

Target Zero Accident

Tidak dipungkiri bahwa kecelakaan kerja memberikan dampak negatif yang sangat banyak pada pekerja dan perusahaan, oleh karena itu sebagian besar perusahaan sangat memeperhatikan masalah keselamatan dan kesehatan kerja pekerjanya. Berbagai macam pendekatan dilakukan dengan untuk terus memperbaiki kinerja dari waktu ke waktu salah satunya adalah dengan membuat target Zero Accident.

Beberapa perusahaan sudah banyak yang mengambil sikap dengan menargetkan Nihil Kecelakaan (Zero Accident) yang tergabung dalam Zero Accident Vision. Visi ini mengajak perusahaan untuk merubah pola pikir dari pada menetapkan jumlah kecelakan pada objective tahunan karena mereka percaya bahwa kecelakaan dapat dicegah.

Apakah Target Zero Accident ini “Mimpi di Siang Bolong” ?

Berbagai macam tantangan dihadapi perusahaan dalam berbagai macam sektor industri, salah satunya adalah masih terjadinya kecelakaan kerja walaupun berbagai macam program telah dilakukan. Ini lah yang menjadi dasar pemikiran sebagian orang bahwa operasional industri dengan risiko yang tinggi tidak mungkin kalau tidak terjadi kecelakaan.

Ingat bahwa semua kecelakaan dapat dicegah

Semua kecelakaan terjadi karena adanya penyebab, dan penyebab inilah yang selalu dicari ketika melakukan pemeriksaan kecelakaan, yang menjadi dasar dalam membuat rekomendasi. Pertanyaannya, setelah dilakukan pemeriksaan kecelakaan kenapa masih juga terjadi kecelakaan yang sama.

Ada beberapa hal yang perlu dicermati mengapa kecelakaan tetap terjadi walaupun rekomendasi kecelakaan sudah dilakukan.

1. Apakah tindakan perbaikan tersesbut dilakukan dengan konsisten, biasanya setelah tindakan perbaikan dilakukan, selanjutnya dalam beberapa waktu akan luntur dan tidak dilakukan kembali.

2. Sudah benar kah akar masalah yang ditemukan pada saat melakukan pemeriksaan kecelakaan ?

3. Sudah kah melakukan pengendalian atas potensi bahaya yang ada ditempat kerja

Penyebab kecelakaan sangat banyak sekali yang dapat berkontribusi sehingga ini menjadi tantangan tersendiri, kecelakaan bisa saja terjadi serupa, namun penyebabnya belum tentu sama. Ini yang menjadi tantangan dalam menerapkan Visi Zero Accident.

Walaupun ini sulit, namun bukan berarti bahwa kecelakaan tidak mungkin terhindari. Banyak perusahaan yang mampu mempertahankan jam kerjanya tanpa terjadi kecelakaan. Oleh karena itu, visi Zero accident harus terus tertanam dalam setiap manajemen perusahaan.

Visi Zero Accident bertujuan merubah mindset pekerja dan manajemen bahwa kecelakaan dapat dicegah dan tidak boleh ada pekerja yang celaka, karena secara moral hal tersebut tidak dibenarkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *