Manajemen Risiko Perusahaan – Pada proses menajemen risiko, setelah semua kemungkinan risiko yang dapat muncul pada pekerjaan atau aktivitas sudah teridentifikasi, maka langkah selanjutnya adalah melakukan analisa terhadap semua risiko tersebut. Tujuan dari analisa risiko adalah untuk menentukan risiko minor yang dapat diterima (acceptable) dan risiko major yang tidak dapat diterima (unacceptable) sehingga membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Cara melakukan analisa risiko dilakukan dengan mempertimbangkan konsekuensi (consequence) dan kemungkinan (likelihood) suatu risiko dapat terjadi, dan juga harus mempertimbangkan pengendalian yang ada (existing controls). Pada tahap ini dilakukan penggolongan risiko mulai dari yang rendah (low risk) sampai yang paling tinggi (high risk), tujuannya adalah untuk mencari tingkat prioritas dalam melakukan pengendalian. Lakukan pengendalian risiko pada risiko yang tinggi terlebih dahulu, namun risiko rendah harus tetap dimonitoring.
Evaluasi Pengendalian Yang Ada (Evaluate Existing Controls)

Pada tahap ini, perlu dilakukan identifikasi terhadap semua pengendalian yang dilakukan untuk menurunkan risiko negative atau meningkatkan risiko yang bersifat positif sehingga terlihat kelemahan dan kelebihan dari pengendalian risiko yang sudah ada. Existing Controls juga bisa muncul dari pengelolaan risiko sebelumnya, seperti prosedur, kegiatan inspeksi, kendali engineering, dan lain sebagainya. 

Kesalahan yang paling sering muncul adalah ketidak sesuaian antara controls dengan nilai variable risiko yang diturunkan (consequence & likelihood), misal controls yang ada seharusnya menurunkan nilai consequence, namun ternyata justru nilai likelihood yang turun. Pahami dengan benar pengaruh existing control terhadap variable risiko.

Konsekuensi dan Kemungkinan (Consequences & Likelihood)

Dalam tahapan manajemen risiko, penentuan Konsekuensi (consequence) dan Kemungkinan (likelihood) dapat diperkirakan dengan menggunakan analisa statistik dan perhitungan. Namun apabila data rekaman atau data statistik tidak tersedia, penentuan konsekuensi (consequence) dan kemungkinan (likelihood) dapat dilakukan dengan analisa subyektif.

Analisa Subyektif ini bisa dilakukan secara individual dan secara kelompok, namun akan lebih baik dilakukan secara kelompok (group) agar analisa yang dilakukan lebih objective. Metode penentuan konsekuensi (consequence) dan kemungkinan (likelihood) seperti ini sering disebut dengan Professional Judgement.

Beberapa sumber data atau informasi yang dapat digunakan utuk menentukan konsekuensi (consequence) dan kemungkinan (likelihood) diantaranya sebagai berikut:

  • Catatan terdahulu
  • Praktek dan pengalaman yang sesuai
  • Literatur
  • Pendapat ahli
  • Analisa kuisioner
  • Hasil diskusi para pakar keilmuan

Tipe Analisa (Type of Analysis)

Metode analisa risiko yang dilakukan dalam menajemen risiko sangat tergantung dari ketersediaan data, sumber informasi, dan tujuan analisa risiko yang dilakukan. Metode yang digunakan dapat berupa analisa Kualitatif, Semi-Kuantitatif, dan Kuantitaif, atau bahkan bisa kombinasi antar ketiga metode tersebut.

Referensi
AS/NZS 4360:2004 Risk Management
Sumber : www.darmawansaputra.com
Darmawan Saputra

Saya adalah Pekerja di Salah Satu Perusahaan Pertambangan Batubara. Saya Lahir Di Salah Satu Daerah Di Kotabumi (Lampung Utara).

Leave a Comment
Share
Published by
Darmawan Saputra

Recent Posts

Komunikasi Kebijakan – Sub Elemen 1.4 SMKP Minerba

Komunikasi kebijakan SMKP Minerba - Artikel kali ini melanjutkan sharing mengenai Sub elemen 1.4 dari…

4 months ago

Byford Dolphin Insiden Yang Menegaskan Bahwa “Orang Terbaik Pun Bisa Salah”

human error; human failure; kegagalan manusia; byord dolphin; keselamatan dan kesehatan kerja, kecelakaan kerja, K3…

7 months ago

Akankah Gap Antara Prosedur dan Praktik Kerja Bisa Hilang di Tempat Kerja?

Pemeriksaan Kecelakaan - Kecelakaan Kerja menjadi salah satu risiko yang harus dikendalikan oleh organisasi untuk…

7 months ago

Anda Personil K3 ? Sering Bereaksi Seperti ini Ketika Menghadapi Kecelakaan Kerja

Reaksi Saat Menghadapi Kegagalan - Kita semua pernah mengalami kegagalan atau mengetahui kegagalan orang lain,…

8 months ago

Penilaian Tingkat Pencapaian Kinerja Keselamatan Pertambangan

Kinerja Keselamatan Pertambangan - Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan (SMKP Minerba) telah dijalankan sejak dikeluarkan Permen…

9 months ago

Masih Memakai Piramida Kecelakaan Heinrich ? Mungkin Anda Perlu Berpikir Ulang Mulai Sekarang

Piramida Kecelakaan - Sebelum masuk ke pembahasan, pertama penulis ingin membuat disclaimer yaitu Heinrich adalah…

1 year ago