Pengendalian bahaya bekerja di atas ketinggian yang selanjutnya adalah Isolasi, pengendalian ini dipilih apabila bahaya yang ada pada pekerjaan di atas ketinggian tidak memungkinkan untuk dikontrol dengan pengendalian secara eliminasi.

Pengendalian bahaya bekerja di atas ketinggian secara isolasi juga dapat berfungsi melindungi pekerja secara kelompok (group control), isolasi bahaya jatuh pada pekerjaan di atas ketinggian diantaranya:

  1. Scaffolding
  2. Pagar pelindung (edge protection)
  3. Akses mekanis (mechanical access plant)

 

Scaffolding
Penggunaan perancah (Scaffolding) merupakan cara yang paling umum digunakan untuk menyediakan platform yang aman bagi suatu pekerjaan yang dilakukan di ketinggian. Selain itu, perancah juga sangat banyak jenisnya. Semua perancah harus dirakit, dibongkar dan diperiksa oleh pekerja yang telah kompeten yang memiliki sertifikasi scafolder.
Contoh Perancah (Scaffolding)

Perancah sekurang-kurangnya harus memiliki:
  • Platform (lantai kerja) yang stabil dan cukup untuk melakukan suatu pekerjaan
  • Akses yang aman dan kokoh
  • Ketinggian platform yang paling atas tidak boleh lebih dari tiga kali ukuran bagian dasar scaffolding

Pagar Pelindung
Pagar pelindung berfungsi untuk mencegah pekerja dan barang/peralatan terjatuh. Pagar pengaman ini harus dipasang pada area dimana adanya potensi jatuh baik pekerja maupun material.

Contoh penggunaan Pagar Pengaman
Akses Mekanis

Akses mekanis merupakan peralatan mekanis/digerakkan dengan mesin yang digunakan sebagai sarana untuk pekerjaan di atas ketinggian. Akses mekanis ini dapat berupa:
  • Mobile elevating work platforms
  • Forklift yang dilengkapi lantai kerja (platform)
  • Vehicle extension arm
  • Crane lift platforms
Beberapa contoh Akses Mekanis untuk Bekerja di atas ketinggian

    Sumber : www.darmawansaputra.com
    Darmawan Saputra

    Saya adalah Pekerja di Salah Satu Perusahaan Pertambangan Batubara. Saya Lahir Di Salah Satu Daerah Di Kotabumi (Lampung Utara).

    Leave a Comment
    Share
    Published by
    Darmawan Saputra

    Recent Posts

    Komunikasi Kebijakan – Sub Elemen 1.4 SMKP Minerba

    Komunikasi kebijakan SMKP Minerba - Artikel kali ini melanjutkan sharing mengenai Sub elemen 1.4 dari…

    5 months ago

    Byford Dolphin Insiden Yang Menegaskan Bahwa “Orang Terbaik Pun Bisa Salah”

    human error; human failure; kegagalan manusia; byord dolphin; keselamatan dan kesehatan kerja, kecelakaan kerja, K3…

    8 months ago

    Akankah Gap Antara Prosedur dan Praktik Kerja Bisa Hilang di Tempat Kerja?

    Pemeriksaan Kecelakaan - Kecelakaan Kerja menjadi salah satu risiko yang harus dikendalikan oleh organisasi untuk…

    8 months ago

    Anda Personil K3 ? Sering Bereaksi Seperti ini Ketika Menghadapi Kecelakaan Kerja

    Reaksi Saat Menghadapi Kegagalan - Kita semua pernah mengalami kegagalan atau mengetahui kegagalan orang lain,…

    8 months ago

    Penilaian Tingkat Pencapaian Kinerja Keselamatan Pertambangan

    Kinerja Keselamatan Pertambangan - Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan (SMKP Minerba) telah dijalankan sejak dikeluarkan Permen…

    9 months ago

    Masih Memakai Piramida Kecelakaan Heinrich ? Mungkin Anda Perlu Berpikir Ulang Mulai Sekarang

    Piramida Kecelakaan - Sebelum masuk ke pembahasan, pertama penulis ingin membuat disclaimer yaitu Heinrich adalah…

    1 year ago