Cara Mengidentifikasi Potensi Bahaya Jatuh

Published by
Darmawan Saputra

Untuk mengidentifikasi potensi bahaya jatuh pada pekerjaan di atas ketinggian yang harus dilakukan adalah memeriksa semua lokasi dan tugas yang akan dilakukan.

Pemeriksaan lokasi termasuk semua akses yang digunakan dalam melaksanakan pekerjaan. Perhatikan juga tugas atau pekerjaan yang telah teridentifikasi mempunyai nilai risiko tinggi, tugas ini memerlukan perhatian yang lebih tanpa mengenyampingkan tugas yang lain.

Berikut ada beberapa contoh jenis pekerjaan yang memerlukan perhatian yang lebih, karena memiliki risiko yang tinggi karena dilakukan pada:

 

  • Setiap struktur bangunan atau gedung yang sedang dibangun, diperbaiki, dibongkar, diperiksa, diuji dan dibersihkan.
  • Terdapat permukaan yang retak seperti struktur atap yang mulai keropos, lantai beton yang retak atau menunjukkan tanda akan runtuh, struktur tiang yang keropos,dinding yang retak.
  • Pada permukaan yang tidak stabil seperti pada area yang berpotensi longsor
  • Menggunakan alat bantu seperti crane, elevated work place, forklift, scaffolding, dan tangga portabel.
  • Pada permukaan yang miring atau licin dimana pekerja sulit untuk melakukan keseimbangan seperti pada keramik dan lantai yang miring.
  • Bekerja pada area beda tinggi tanpa ada penghalang seperti tangga tanpa handrail
  • Dekat lubang atau parit yang dapat menyebabkan pekerja terperosok masuk ke dalam lubang tersebut.

 

Periksa Area Kerja
Periksalah semua area kerja yang menjadi tanggung jawab anda, dan tanyakan pada pekerja mengenai area-area yang memiliki potensi bahaya jatuh. Gunakan lembar inspeksi atau checklist untuk memudahkan dalam melakukan pemeriksaan area kerja.
  1. Permukaan kerja : Licin, ketidakstabilan, pecah, miring, beda tinggi, kemampuan menahan beban, terhalang, dan lain-lain
  2. Permukaan tanah : stabil atau potensi longsor, dapat menahan scaffolding atau tangga
  3. Lubang atau parit : apakah membutuhkan pengaman untuk melindungi pekerja agar tidak terperosok
  4. Pelindung : handrail pada tangga, platform, toebar,
  5. Akses keluar masuk : terhalang benda-benda, membahayakan saat emergency, dan lain sebagainya
  6. Area kerja : Terlalu sempit atau tidak tertata sehingga membahayakan pekerja
Mintalah pendapat dari pekerja dan para engineering yang lebih memahami tentang pekerkjaan tersebut dan potensi bahaya pada pekerjaan tersebut.

Hal yang tidak kalah pentingnya dengan pemeriksaan area kerja adalah melakukan review terhadap kecelakaan yang pernah terjadi terkait pelaksanaan pekerjaan tersebut atau pekerjaan yang serupa, pelajari penyebabnya dan cari apakah ada potensi bahaya yang serupa di area kerja.

Sumber : www.darmawansaputra.com
Darmawan Saputra

Saya adalah Pekerja di Salah Satu Perusahaan Pertambangan Batubara. Saya Lahir Di Salah Satu Daerah Di Kotabumi (Lampung Utara).

Leave a Comment
Share
Published by
Darmawan Saputra

Recent Posts

Komunikasi Kebijakan – Sub Elemen 1.4 SMKP Minerba

Komunikasi kebijakan SMKP Minerba - Artikel kali ini melanjutkan sharing mengenai Sub elemen 1.4 dari…

4 months ago

Byford Dolphin Insiden Yang Menegaskan Bahwa “Orang Terbaik Pun Bisa Salah”

human error; human failure; kegagalan manusia; byord dolphin; keselamatan dan kesehatan kerja, kecelakaan kerja, K3…

7 months ago

Akankah Gap Antara Prosedur dan Praktik Kerja Bisa Hilang di Tempat Kerja?

Pemeriksaan Kecelakaan - Kecelakaan Kerja menjadi salah satu risiko yang harus dikendalikan oleh organisasi untuk…

7 months ago

Anda Personil K3 ? Sering Bereaksi Seperti ini Ketika Menghadapi Kecelakaan Kerja

Reaksi Saat Menghadapi Kegagalan - Kita semua pernah mengalami kegagalan atau mengetahui kegagalan orang lain,…

8 months ago

Penilaian Tingkat Pencapaian Kinerja Keselamatan Pertambangan

Kinerja Keselamatan Pertambangan - Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan (SMKP Minerba) telah dijalankan sejak dikeluarkan Permen…

9 months ago

Masih Memakai Piramida Kecelakaan Heinrich ? Mungkin Anda Perlu Berpikir Ulang Mulai Sekarang

Piramida Kecelakaan - Sebelum masuk ke pembahasan, pertama penulis ingin membuat disclaimer yaitu Heinrich adalah…

1 year ago