Difficult People

Published by
Darmawan Saputra

Apakah anda pernah bertemu dengan orang yang menyebalkan di kantor? Atau anda adalah salah satunya…

Berbicara tentang orang-orang yang menyebalkan hampir tidak akan ada habisnya, di kelompok manapun, di tempat kerja manapun pasti ada saja orang-orang yang membuat kita jengkel. Hampir setiap lingkungan kantor memiliki rekan kerja dengan tipe seperti ini: si sok tahu, gila hormat, Mr.Diktator, dan tipe rekan kerja menyebalkan lainnya. Jadi kalau suatu saat anda memutuskan untuk keluar dari suatu perusahaan, jangan sampai hanya gara-gara orang-orang yang menyebalkan ini (difficult people), karena kemanapun anda pergi pasti akan bertemu dengan salah satu tipe orang-orang menyebalkan tadi. Jadikanlah mereka sparing partner dengan mengenali sifat-sifat mereka agar kita bukan termasuk di dalamnya.

Berikut adalah 6 tipe rekan sekerja yang sering mengganggu kenyamanan bekerja. Kenali sifat-sifatnya dan bagaimana menghindari agar Anda tidak menjadi salah satu di antaranya.

1. Si Sok Tahu

Pekerja dalam tipe ini meyakini ia adalah orang yang paling pintar di bidangnya. Dia juga anti mendengar pendapat orang lain. Saat berlangsung rapat, ia sering membuat bungkam peserta rapat lain yang ingin melontarkan ide.

Cara Menghindari: Solusi masalah yang baik biasanya datang dari banyak kepala. Meski Anda merasa menguasi masalah, tahan keinginan untuk memberi komentar atau penilaian sampai waktu yang tepat. Selain itu, gunakan gaya diplomasi dalam menyampaikan kritik atau alternatif solusi.

2. Si Gila Hormat

Ia sangat senang dipuji, selalu berusaha agar prestasi kerjanya diakui oleh atasan, bahkan juga sering mengakui pekerjaan orang lain sebagai hasil usahanya.

Cara Menghindari: Bila proyek Anda mendapat pujian, ingatlah untuk selalu menyampaikan terima kasih pada rekan kerja lain yang membantu. Bukankah dalam pekerjaan pasti Anda butuh bantuan orang lain, sekecil apa pun itu?

 

3. Si “Bahasa Langit”

Mereka dalam tipe ini sangat senang memakai idiom atau istilah-istilah yang sulit, baik dalam tulisan atau percakapan. Tujuannya, tentu saja agar terkesan pintar.

Cara Menghindari: Gunakan gaya bahasa yang efektif, jelas, dan tidak bertele-tele agar orang lain mengerti pesan yang ingin Anda komunikasikan.

4. Si Berisik

Entah disadari atau tidak, banyak hal yang dilakukannya mengganggu kenyamanan rekan kerja lain dalam bekerja, terutama bila ruangan kantor bersifat terbuka tanpa sekat. Misalnya sibuk mengetik di laptop saat rapat atau mengganggu keheningan ruangan kantor dengan menyetel MP3 dengan volume yang tidak pantas.

Cara Menghindari: Meski Anda berpendapat suara Beyonce bisa membangkitkan semangat kerja, bukan berarti rekan kerja lain menyetujuinya. Karena itu, gunakan headphone bila Anda ingin mendengarkan lagu-lagu favorit sambil bekerja.

5. Si Diktator

Ia paling pintar membuat orang lain merasa kurang pede. Hobinya mengintimidasi orang lain dengan kata-kata pedas dan penuh sindiran.

Cara Menghindari: Bersikaplah rendah hati, jangan pelit membagi ilmu untuk kemajuan bersama. Cobalah agar tidak terpancing untuk mencerca ketidaksempurnaan pekerjaan rekan yang lain.

 

6. Si Kaku

Yang ada dalam kepala orang dalam tipe ini adalah kerja, kerja, dan kerja. Ia tidak memberikan ruang untuk kegiatan yang sifatnya fun dalam bekerja. Sayangnya, ia menginginkan orang lain bersikap sama.

Cara Menghindari: Milikilah selera humor dan jangan takut untuk menertawai diri sendiri. Tertawa bisa mengurangi stres dan membantu Anda berfikir kreatif.

 

Apakah ada diantara Anda yang masuk kriteria di atas ? hehehe

 

Jabat erat

Darmawan Saputra

Sumber : www.darmawansaputra.com
Darmawan Saputra

Saya adalah Pekerja di Salah Satu Perusahaan Pertambangan Batubara. Saya Lahir Di Salah Satu Daerah Di Kotabumi (Lampung Utara).

Leave a Comment
Share
Published by
Darmawan Saputra

Recent Posts

Komunikasi Kebijakan – Sub Elemen 1.4 SMKP Minerba

Komunikasi kebijakan SMKP Minerba - Artikel kali ini melanjutkan sharing mengenai Sub elemen 1.4 dari…

5 months ago

Byford Dolphin Insiden Yang Menegaskan Bahwa “Orang Terbaik Pun Bisa Salah”

human error; human failure; kegagalan manusia; byord dolphin; keselamatan dan kesehatan kerja, kecelakaan kerja, K3…

8 months ago

Akankah Gap Antara Prosedur dan Praktik Kerja Bisa Hilang di Tempat Kerja?

Pemeriksaan Kecelakaan - Kecelakaan Kerja menjadi salah satu risiko yang harus dikendalikan oleh organisasi untuk…

8 months ago

Anda Personil K3 ? Sering Bereaksi Seperti ini Ketika Menghadapi Kecelakaan Kerja

Reaksi Saat Menghadapi Kegagalan - Kita semua pernah mengalami kegagalan atau mengetahui kegagalan orang lain,…

8 months ago

Penilaian Tingkat Pencapaian Kinerja Keselamatan Pertambangan

Kinerja Keselamatan Pertambangan - Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan (SMKP Minerba) telah dijalankan sejak dikeluarkan Permen…

9 months ago

Masih Memakai Piramida Kecelakaan Heinrich ? Mungkin Anda Perlu Berpikir Ulang Mulai Sekarang

Piramida Kecelakaan - Sebelum masuk ke pembahasan, pertama penulis ingin membuat disclaimer yaitu Heinrich adalah…

1 year ago