Hal Yang Perlu Diperhatikan Saat di Front Loading

Published by
Darmawan Saputra

Keselamatan Kerja di Tambang – Melihat catatan kecelakaan, jumlah kejadian di front loading mungkin akan lebih sedikit dibanding dengan yang terjadi di jalan tambang. Namun apabila tidak dikelola, hal ini juga dapat menambah kerugian dan potensi bahaya akan terus ada. Salah satu cara untuk meminimalkan terjadinya kecelakaan adalah dengan meniadakan tindakan tidak aman dan kondisi tidak aman.

Dalam melakukan inspeksi di front loading, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. yaitu:

Tindakan tidak aman

  • Jarak parkir antar unit saat mengantri, kecenderungan untuk menghentikan unit truk terlalu dekat dengan unit di depannya sangat besar di area front loading. Hal ini dapat mengakibatkan tabrak dari belakang apabila operator lengah atau lambat dalam reaksi pengereman. jarak aman minimal adalah satu kali panjang unit.
  • Operator HD atau operator PC buang air kecil dari atas unit, hal ini terdengar sepele namun beberapa kejadian berakibat cidera berat dan fatal terjadi akibat kegiatan satu ini. Operator jatuh dari unitnya saat buang air kecil.
  • Operator HD keluar kabin saat proses pengisian muatan berlangsung, aktivitas ini sangat membahayakan dan dapat berakibat fatal apabila ada material yang jatuh saat proses pemuatan material ke truk.
  • Arah maneuver unit, keserasian arah maneuver unit satu dengan yang lainnya dapat menghindari terjadinya kecelakaan.  Maneuver yang baik adalah searah jarum jam, hal ini memberi keuntungan operator untuk dapat melihat area sekitarnya mengingat posisi operator di truk (HD) pada sisi kiri unit.
  • Operator naik turun unit tidak menggunakan tiga titik tumpu, banyak kecelakaan jatuh dari unit pada saat naik atau turun tangga tanpa melakukan tiga titik tumpu (three point contact). Praktik ini banyak terjadi saat operator membawa kotak makanan, tas, atau air minum.
  • Pembagian makanan, sebagian perusahaan masih menrapkan membagi makanan di front loading. Kasus kecelakaan berakibat fatal sering terjadi pada pekerja yang menbagikan makanan seperti ini. Kendaraan ringan terlindas truk (HD) yang sedang beroperasi.

Kondisi tidak aman

  • Kondisi tanggul, kondisi front loading dekat dengan air atau mempunya beda tinggi wajib diberi tanggul (berm) sebagai penahan agar unit tidak terperosok atau jatuh ke permukaan yang lebih rendah. Selain ada atau tidaknya, dimensi tanggul juga harus diperhatikan (sesuai standar masing-masing perusahaan)
  • Rambu-rambu, Informasi yang tertera di rambu sangat membantu pengendara di area tambang baik operator unit, pengawas, maupun karyawan baru. oleh karena itu, ketersediaan rambu wajib ada untuk di area tambang, seperti di persimpangan, front loading, jalan tambang, maupun disposal.
  • Penerangan saat malam hari, keterbatasan penglihatan pada malam hari dapat menjadi penyebab terjadinya kecelakaan. penerangan dari unit belum mampu untuk mengurangi potensi bahaya ini. Penyediaan penerangan tambahan di area front loading akan sangat membantu, selain itu juga untuk pekerjaan pengambilan batubara sangat memerlukan penrangan untuk dapat memilah antara batubara dan batuan lainnya. selain ketersediaan penerangan, intensitas penerangan juga harus memenuhi (lux).
  • Lebar front loading, unit hauler harus bisa maneuver dengan mudah pada area front dengan ditunjang front loading yang luas. Selain untuk alas an keselamatan, hal ini untuk mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk memposisikan unit di front.

  • Area parkir untuk sarana, penempatan kendaraan ringan di area front harus ditentukan mengingat banyaknya kecelakaan yang melibatkan unit operasional dengan kendaraan ringan (LV). Penempatan yang sering dilakukan adalah dekat dengan tower lamp atau diluar area maneuver unit.
  • Potensi tebing longsor, kestabilan lereng juga menjadi satu hal yang perlu diperhatikan. Identifikasi tanda-tanda potensi tejadinya longsor seperti retakan, jatuhan material, atau desakan (bulging).
  • Jenis material yang digali, material keras dan material lunak/lumpur akan memerlukan perlakuan yang berbeda dan potensi bahaya yang ada juga akan berbeda. untuk material yang relatif keras biasanya tidak membutuhkan perlakuan khusus, namun untuk material lunak penanganannya harus lebih hati-hati.

Itulah sebagian dari hal-hal yang perlu diperhatikan saat melakukan inspeksi di area front loading.Tentunya masih banyak lagi objek yang dapat diamati di area front loading untuk mengantisipasi agar tidak mengakibatkan terjadinya kecelakaan.

Sumber : www.darmawansaputra.com
Darmawan Saputra

Saya adalah Pekerja di Salah Satu Perusahaan Pertambangan Batubara. Saya Lahir Di Salah Satu Daerah Di Kotabumi (Lampung Utara).

Leave a Comment
Share
Published by
Darmawan Saputra

Recent Posts

Komunikasi Kebijakan – Sub Elemen 1.4 SMKP Minerba

Komunikasi kebijakan SMKP Minerba - Artikel kali ini melanjutkan sharing mengenai Sub elemen 1.4 dari…

4 months ago

Byford Dolphin Insiden Yang Menegaskan Bahwa “Orang Terbaik Pun Bisa Salah”

human error; human failure; kegagalan manusia; byord dolphin; keselamatan dan kesehatan kerja, kecelakaan kerja, K3…

7 months ago

Akankah Gap Antara Prosedur dan Praktik Kerja Bisa Hilang di Tempat Kerja?

Pemeriksaan Kecelakaan - Kecelakaan Kerja menjadi salah satu risiko yang harus dikendalikan oleh organisasi untuk…

7 months ago

Anda Personil K3 ? Sering Bereaksi Seperti ini Ketika Menghadapi Kecelakaan Kerja

Reaksi Saat Menghadapi Kegagalan - Kita semua pernah mengalami kegagalan atau mengetahui kegagalan orang lain,…

8 months ago

Penilaian Tingkat Pencapaian Kinerja Keselamatan Pertambangan

Kinerja Keselamatan Pertambangan - Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan (SMKP Minerba) telah dijalankan sejak dikeluarkan Permen…

9 months ago

Masih Memakai Piramida Kecelakaan Heinrich ? Mungkin Anda Perlu Berpikir Ulang Mulai Sekarang

Piramida Kecelakaan - Sebelum masuk ke pembahasan, pertama penulis ingin membuat disclaimer yaitu Heinrich adalah…

1 year ago