Bekerja di atas Ketinggian-Bekerja di atas ketinggian mempunyai risiko yang tinggi, oleh karena itu dalam melakukan pekerjaan ini sebagian perusahaan menetapkan ijin khusus.

Ijin bekerja di atas ketinggian menjadi syarat yang harus dipenuhi oleh pemilik proses pekerjaan apabila pekerjaan tersebut dilakukan pada ketinggian lebih dari 4 (empat) meter.

Namun, ada beberapa yang menerapkan semua pekerjaan di atas ketinggian harus mengajukan ijin, hal ini bertujuan untuk memastikan semua persyaratan terkait keselamatan pekerjaan dipenuhi.

Cara mengajukan ijin bekerja di atas ketinggian dapat dilakukan dengan beberapa langkah berikut.

Langkah pertama :
Menentukan Peralatan apa yang akan digunakan

Jenis peralatan pelindung atau pencegah jatuh yang akan digunakan dapat mempengaruhi potensi bahaya yang ada, oleh karena itu sebelum melakukan pekerjaan di atas ketinggian sebaiknya menentukan terlebih dahulu peralatan apa yang akan digunakan dan yang sesuai dengan pekerjaan.

Peralatan-peralatan tersebut diantaranya : tangga portable, perancah (scaffolding), elevated work place, gondola, crane, forklift, dan lain-lain.

Langkah kedua :
Membuat JSA terkait pekrjaan

Pembuatan JSA bertujuan sebagai acuan pekerja saat melakukan pekerjaan di atas ketinggian. JSA ini harus dibuat oleh pengawas sebelum pekerjaan di ketinggian dilakukan dan setiap ada perubahan pada proses kerja yang dapat menimbulkan risiko jatuh.

Lakukan briefing kepada semua pekerja yang terlibat sebelum pekerjaan dilakukan. JSA harus selalu tersedia di area pekerjaan di atas ketinggian dilakukan, dan dapat dilihat sewaktu-waktu jika diperlukan. 

Langkah ketiga :
Melakukan Pemeriksaan Kesehatan
Pemeriksaan kesehatan memiliki peran yang cukup besar terhadap keselamatan pekerja saat melakukan pekerjaan di atas ketinggian. Periksa kesehatan pekerja di klinik atau dokter perusahaan. Hal ini bertujuan untuk memastikan kesiapan fisik pekerja dan mengantisipasi apabila ada pekerja yang mengidap penyakit-penyakit khusus yang membahakan untuk melakukan pekerjaan di ketinggian seperti epilepsi (ayan), vertigo, darah rendah, pobia ketinggian, dan lain-lain.

Langkah keempat :
Mengisi Form Ijin Bekerja di Ketinggian

Setelah semua langkah di atas dipenuhi, langkah selanjutnya adalah mengisi form ijin bekerja di ketinggian, mintalah tanda tangan pada pihak yang ditunjuk perusahaan untuk melakukan penendatanganan.

Simpan form yang telah ditandatangani sebagai bukti bahwa pekerjaan telah mendapatkan ijin.

Berikut contoh form ijin bekerja di atas ketinggian, sila klik link di bawah

Sumber : www.darmawansaputra.com
Darmawan Saputra

Saya adalah Pekerja di Salah Satu Perusahaan Pertambangan Batubara. Saya Lahir Di Salah Satu Daerah Di Kotabumi (Lampung Utara).

Leave a Comment
Share
Published by
Darmawan Saputra

Recent Posts

Komunikasi Kebijakan – Sub Elemen 1.4 SMKP Minerba

Komunikasi kebijakan SMKP Minerba - Artikel kali ini melanjutkan sharing mengenai Sub elemen 1.4 dari…

2 months ago

Byford Dolphin Insiden Yang Menegaskan Bahwa “Orang Terbaik Pun Bisa Salah”

human error; human failure; kegagalan manusia; byord dolphin; keselamatan dan kesehatan kerja, kecelakaan kerja, K3…

5 months ago

Akankah Gap Antara Prosedur dan Praktik Kerja Bisa Hilang di Tempat Kerja?

Pemeriksaan Kecelakaan - Kecelakaan Kerja menjadi salah satu risiko yang harus dikendalikan oleh organisasi untuk…

6 months ago

Anda Personil K3 ? Sering Bereaksi Seperti ini Ketika Menghadapi Kecelakaan Kerja

Reaksi Saat Menghadapi Kegagalan - Kita semua pernah mengalami kegagalan atau mengetahui kegagalan orang lain,…

6 months ago

Penilaian Tingkat Pencapaian Kinerja Keselamatan Pertambangan

Kinerja Keselamatan Pertambangan - Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan (SMKP Minerba) telah dijalankan sejak dikeluarkan Permen…

7 months ago

Masih Memakai Piramida Kecelakaan Heinrich ? Mungkin Anda Perlu Berpikir Ulang Mulai Sekarang

Piramida Kecelakaan - Sebelum masuk ke pembahasan, pertama penulis ingin membuat disclaimer yaitu Heinrich adalah…

1 year ago