Artikel Keselamatan dan Kesehatan Kerja – Saat ini Aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menjadi hal penting yang perlu diperhatikan dalam suatu industri. Berbeda halnya sebelum tahun 1990an, K3 sepertinya masih dikesampingkan. Lambat laun pengusaha dan pemerintah semakin memahami betapa pentingnya Keselamatan dan kesehatan Kerja terhadap keberlangsungan usaha dan image perusahaan serta negara. 

Keseriusan pemerintah ditunjukkan dengan semakin banyaknya regulasi yang dikeluarkan untuk menjamin keselamatan dan kesehatan kerja di jalankan, sedangkan pengusaha memperlihatkan keseriusan dengan berperan aktif dalam segala macam kegiatan K3 serta mengeluarkan budget khusus bagi terselenggaranya K3 di lingkungan Perusahaan.
Berbicara tentang K3, sebenarnya apakah dari kita semua ini sudah mengetahui secara pasti pengertian atau definisi dari Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Diantara sekaian banyak pengertian K3, ada 3 definisi K3 yang lazim digunakan, yaitu:
Definisi K3 Menurut Keilmuan:

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) adalah semua Ilmu dan Penerapannya untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja, penyakit akibat kerja (PAK), kebakaran, peledakan dan pencemaran lingkungan.
Definisi K3 Menurut Filosofi
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) adalah suatu pemikiran dan upaya untuk menjamin keutuhan dan kesempurnaan jasmani maupun rohani tenaga kerja khususnya dan manusia pada umumnya serta hasil karya dan budaya menuju masyarakat adil dan makmur.
Definisi K3 Menurut OHSAS 18001:2007
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) adalah semua kondisi dan faktor yang dapat berdampak pada keselamatan dan kesehatan kerja tenaga kerja maupun orang lain (kontraktor, pemasok, pengunjung dan tamu) di tempat kerja.
Secara umum K3 bertujuan untuk menjamin keselamatan dan kesehatan kerja seluruh pekerja sehingga tetap produktif. Tidak dipungkiri bahwa tujuan suatu bidang usaha adalah produktifitas (keuntungan), sehingga kita tidak boleh hanya memandang dari satu sisi saja. Menjalankan K3 tanpa memperhatikan aspek produktifitas tentunya tidak akan sehat bagi perusahaan, sedangkan terlalu berorientasi pada produksi juga tidak terlalu bagus bagi keselamatan pekerja.
Sumber : www.darmawansaputra.com
Darmawan Saputra

Saya adalah Pekerja di Salah Satu Perusahaan Pertambangan Batubara. Saya Lahir Di Salah Satu Daerah Di Kotabumi (Lampung Utara).

Leave a Comment
Share
Published by
Darmawan Saputra

Recent Posts

Komunikasi Kebijakan – Sub Elemen 1.4 SMKP Minerba

Komunikasi kebijakan SMKP Minerba - Artikel kali ini melanjutkan sharing mengenai Sub elemen 1.4 dari…

5 months ago

Byford Dolphin Insiden Yang Menegaskan Bahwa “Orang Terbaik Pun Bisa Salah”

human error; human failure; kegagalan manusia; byord dolphin; keselamatan dan kesehatan kerja, kecelakaan kerja, K3…

8 months ago

Akankah Gap Antara Prosedur dan Praktik Kerja Bisa Hilang di Tempat Kerja?

Pemeriksaan Kecelakaan - Kecelakaan Kerja menjadi salah satu risiko yang harus dikendalikan oleh organisasi untuk…

8 months ago

Anda Personil K3 ? Sering Bereaksi Seperti ini Ketika Menghadapi Kecelakaan Kerja

Reaksi Saat Menghadapi Kegagalan - Kita semua pernah mengalami kegagalan atau mengetahui kegagalan orang lain,…

8 months ago

Penilaian Tingkat Pencapaian Kinerja Keselamatan Pertambangan

Kinerja Keselamatan Pertambangan - Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan (SMKP Minerba) telah dijalankan sejak dikeluarkan Permen…

9 months ago

Masih Memakai Piramida Kecelakaan Heinrich ? Mungkin Anda Perlu Berpikir Ulang Mulai Sekarang

Piramida Kecelakaan - Sebelum masuk ke pembahasan, pertama penulis ingin membuat disclaimer yaitu Heinrich adalah…

1 year ago