Hal-Hal Yang Menyebabkan Mata Rusak – Mata merupakan salah satu indra yang memegang peranan penting dalam kehidupan makhluk hidup, oleh karena itu dalam salah satu regulasi pemerintah Indonesia menyebutkan kehilangan hari kerja akibat kecelakaan yang berakibat kebutaan pada kedua mata adalah 6000 hari sama dengan kehilangan hari kerja akibat kecelakaan yang berakibat falat (mati). Kerusakan fungsi mata sangat mungkin terjadi pada jam kerja (di area kerja). Oleh karena itu pada pembahasan ini akan diulas mengenai cara melindungi mata dari kerusakan di area kerja.

Banyak sekali jenis pekerjaan yang sangat berisiko terhadap kesehatan mata kita, pekerja dapat berisiko mengalami kerusakan mata apabila bekerja yang berkaitan dengan :
  • Permesinan / Alat-alat mekanis
  • Zat-zat kimia
  • Radiasi
Jenis pekerjaan yang berkaitan dengan hal-hal di atas harus sangat hati-hati dalam melakukan penilaian risiko untuk menghindari terjadinya cidera pada mata, terutama pada pekerjaan penanganan zat kimia dan radiasi.
Kerusakan mata banyak disebabkan oleh benturan benda tumpul, benda asing yang masuk ke mata, bahan kimia berbahaya, dan radiasi.
Benturan benda tumpul
Pada kenyataannya bahwa mata kita akan secara reflek mengedipkan kelopak mata saat ada benda mendekati mata kita, namun benturan yang melebihi kemampuan mata untuk menahan dapat mengakibatkan kerusakan mata. Walaupun tidak menimbulkan luka fisik yang dapat terlihat, akibat benturan pada mata dapat memungkinkan  terjadinya pendarahan di dalam mata. Apabila mengalami keraguan, segera hubungi tim medis atau dokter terdekat untuk memastikan kondisi mata. Terutama jika penglihatan mulai tidak jelas (kabur) akibat terjadi benturan.
Benda Asing
Masuknya benda asing ke mata atau sering kita sebut dengan kelilipan dapat berdampak buruk pada kesehatan mata, terutama benda asing yang berukuran kecil. Benda-benda asing ini dapat masuk dan menetap pada mata seperti debu, gram-gram besi akibat proses gerinda, atau percikan logam-logam kecil. Beberapa benda asing dapat menyebabkan kerusakan fisik dan ada juga yang memiliki efek biologi pada mata. Usahakan untuk dapat mengeluarkan sesegera mungkin benda-benda asing yang masuk pada mata, karena bisa saja berdampak serius pada mata.
Beberapa pekerjaan yang dapat menghasilkan partikel-partikel kecil terbang dan dapat masuk ke mata adalah : Menggurinda, pengeboran, perkakas tangan, memukul besi, pengelasan, solder/patri, peledakan/blasting, pengecatan, dan penggunaan mesin yang berputar.
Bahaya percikan dari kegiatan menggerinda
Bahan Kimia
Kerusakan mata akibat bahan kimia sangat besar, keparahan dari kerusakan sangat dipengaruhi sifat dan karakteristik dari bahan kimia yang ditangani. Sangat dianjurkan untuk membaca MSDS (material safety data sheet) dari bahan kimia sebelum menggunakan bahan kimia tersebut.
Radiasi
Paparan radiasi pada mata akan berpengaruh pada kornea, lensa dan retina. Biasanya bahaya radiasi akan merusak kedua mata. Beberapa radiasi yang dapat menyebabkan kerusakan mata adalah sebagai berikut: Ultraviolet, infra red, laser,dan ionisasi.

Sinar ultraviolet biasanya dihasilkan dari kegiatan pengelasan, intensitas cahaya yang berlebihan ini dapat merusak kornea mata. Dan paparan infrared dapat berakibat katarak pada mata.

Selalu identifikasi potensi bahaya yang dapat merusak fungsi mata dari pekerjaan yang dilakukan dan bahaya yang mungkin muncul dari kegiatan lain. Lakukan pengendalian dan kontrol terhadap bahaya yang ada di area kerja. Lakukan pelatihan kepada pekerja agar mengetahui potensi bahaya yang dapat menyebabkan kerusakan mata, fokuskan pada pekerja yang langsung mengerjakan pekerjaan-pekerjaan seperti diatas. Selain itu pelatihan keselamatan juga harus dilakukan kepada pekerja lain juga berpotensi terpapar bahaya yang sama.
Sumber : National Occupational Health and Safety Commission, Canberra, Preventing of Eye Damage

Sumber : www.darmawansaputra.com
Darmawan Saputra

Saya adalah Pekerja di Salah Satu Perusahaan Pertambangan Batubara. Saya Lahir Di Salah Satu Daerah Di Kotabumi (Lampung Utara).

Leave a Comment
Share
Published by
Darmawan Saputra

Recent Posts

Byford Dolphin Insiden Yang Menegaskan Bahwa “Orang Terbaik Pun Bisa Salah”

human error; human failure; kegagalan manusia; byord dolphin; keselamatan dan kesehatan kerja, kecelakaan kerja, K3…

2 months ago

Akankah Gap Antara Prosedur dan Praktik Kerja Bisa Hilang di Tempat Kerja?

Pemeriksaan Kecelakaan - Kecelakaan Kerja menjadi salah satu risiko yang harus dikendalikan oleh organisasi untuk…

3 months ago

Anda Personil K3 ? Sering Bereaksi Seperti ini Ketika Menghadapi Kecelakaan Kerja

Reaksi Saat Menghadapi Kegagalan - Kita semua pernah mengalami kegagalan atau mengetahui kegagalan orang lain,…

3 months ago

Penilaian Tingkat Pencapaian Kinerja Keselamatan Pertambangan

Kinerja Keselamatan Pertambangan - Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan (SMKP Minerba) telah dijalankan sejak dikeluarkan Permen…

4 months ago

Masih Memakai Piramida Kecelakaan Heinrich ? Mungkin Anda Perlu Berpikir Ulang Mulai Sekarang

Piramida Kecelakaan - Sebelum masuk ke pembahasan, pertama penulis ingin membuat disclaimer yaitu Heinrich adalah…

12 months ago

Tema Bulan K3 Nasional Tahun 2023

Tema Bulan Nasional K3 Tahun 2023 Tema Bulan K3 Nasional Tahun 2023 - Pemerintah melalui…

1 year ago