Categories: Coretan Kecil

Tidak ada Alasan Mengeluh

Published by
Darmawan Saputra

Keluh kesah adalah sangat manusiawi, manusia tidak bisa dilepaskan dari keluhan. Namun yang paling penting janganlah terus-terusan mengeluhkan keadaan, fokuslah pada solusi untuk bisa menyelesaikan kondisi yang dikeluhkan.
Begitupun saya, sampai saat ini kadang saya masih mengeluh jika dalam pekerjaan tidak disupport ataupun ada keadaan yang tidak sesuai dengan keinginan. Namun saya harus cepat bangkit dan sadar bahwa keluhan hanya akan merugikan kita sendiri, apalagi yang kita keluhkan tidak peka atau kurang peduli.
Dalam kehidupan berumah tanggapun, tidak jarang kita lihat suami atau istri yang mengeluhkan pasangannya. Dan sering kita lihat di TV, banyak pasangan yang memutuskan berpisah dengan berbagai alasan termasuk mengeluhkan tentang pendapatan,peran, dan lain-lain. Semoga ini semua tidak pernah terjadi pada kita.
Trik yang sering saya lakukan untuk menghindari mengeluh di rumah adalah saya memposisikan diri seperti istri. Saat libur saya akan usahakan selalu menemani istri untuk belanja perlengkapan dapur, dan tidak jarang saya pergi sendiri ke pasar untuk berbelanja, mamandikan dan merawat anak, membuat masakan untuk kami makan. Sungguh memang sangat menguras tenaga, dan itu belum seberapa jika disbanding dengan kesibukan istri. Saat pagi hari, istri saya akan menyiapkan makanan untuk kami sarapan sebelum berangkat kerja, setelah itu dia menyiapkan untuk makanan anak kami, kemudian bersiap-siap untuk berangkat kerja, jam 6:10 harus sudah siap berangkat kerja, bekerja sampai jam 17:00, saat pulang masih harus sibuk mengurus saya dan anak, baru bisa istirahat sekitar jam 22:00.
Sungguh,,, saya tidak pernah sanggup menjadi istri,,
Terus apa yang bisa jadi alasan saya untuk mengeluh di rumah,,, nyaris tidak ada alasan yang mampu membenarkan saya untuk mengeluh. Yang ada justru saya semakin merasa belum menjadi suami yang baik, masih jauh dari sempuna… maafkan ayah wahai istriku,,,

Mari kita coba di rumah masing-masing, bagi soerang suami sekali-kali memang kita harus mencoba memposisikan diri menjadi seorang istri, dan bagi istri sesekali memposisikan diri sebagai suami. Agar kita lebih mengetahui beban satu sama lain, dan agar kita semua bisa lebih bersyukur dan jauh dari mengeluh..

Jabat Erat

Darmawan Saputra

Sumber : www.darmawansaputra.com
Darmawan Saputra

Saya adalah Pekerja di Salah Satu Perusahaan Pertambangan Batubara. Saya Lahir Di Salah Satu Daerah Di Kotabumi (Lampung Utara).

Leave a Comment
Share
Published by
Darmawan Saputra

Recent Posts

Komunikasi Kebijakan – Sub Elemen 1.4 SMKP Minerba

Komunikasi kebijakan SMKP Minerba - Artikel kali ini melanjutkan sharing mengenai Sub elemen 1.4 dari…

4 months ago

Byford Dolphin Insiden Yang Menegaskan Bahwa “Orang Terbaik Pun Bisa Salah”

human error; human failure; kegagalan manusia; byord dolphin; keselamatan dan kesehatan kerja, kecelakaan kerja, K3…

7 months ago

Akankah Gap Antara Prosedur dan Praktik Kerja Bisa Hilang di Tempat Kerja?

Pemeriksaan Kecelakaan - Kecelakaan Kerja menjadi salah satu risiko yang harus dikendalikan oleh organisasi untuk…

7 months ago

Anda Personil K3 ? Sering Bereaksi Seperti ini Ketika Menghadapi Kecelakaan Kerja

Reaksi Saat Menghadapi Kegagalan - Kita semua pernah mengalami kegagalan atau mengetahui kegagalan orang lain,…

8 months ago

Penilaian Tingkat Pencapaian Kinerja Keselamatan Pertambangan

Kinerja Keselamatan Pertambangan - Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan (SMKP Minerba) telah dijalankan sejak dikeluarkan Permen…

9 months ago

Masih Memakai Piramida Kecelakaan Heinrich ? Mungkin Anda Perlu Berpikir Ulang Mulai Sekarang

Piramida Kecelakaan - Sebelum masuk ke pembahasan, pertama penulis ingin membuat disclaimer yaitu Heinrich adalah…

1 year ago