Safety “Kencing Berdiri”, Karyawan Lain “Kencing Berlari”

Published by
Darmawan Saputra

Memang benar ungkapan “guru kencing berdiri, murid kencing berlari”, makna ungkapan ini mengajarkan kita bahwa sebagai panutan kita tidak boleh memberikan contoh yang buruk. Baik panutan masyarakat, kelompok, maupun di dunia pekerjaan.





Terus mengapa kok judulnya Safety “Kencing Berdiri”, Karyawan Lain “Kencing Berlari” ?

Di suatu perusahaan, paradigma yang berkembang sampai saat ini adalah departemen SHE (Safety Health and Environment) merupakan departemen yang menjadi agen-agen perubahan di perusahaan. Orang-orang yang berkecimpung di SHE, bertugas memberikan penerangan tentang keselamatan, memberikan contoh-contoh cara kerja yang aman, dan membuat peraturan keselamatan (HIRA/IBPR, SOP, WI, JSA) dan menandai area-area yang dinilai berbahaya bagi karyawan dengan memasang rambu.

Karena berkembangnya paradigma seperti itu, maka tugas sebagai SHE merupakan tugas yang penuh beban moral, karena setiap tingkah laku kita akan menjadi acuan bagi karyawan lain. “nah,, Safety saja kelakuannya seperti itu” atau “Safety saja melanggar aturan, ngapain kita harus takut”, da nada lagi “ahhh,, safety cuma bisanya ngomong aja, buktinya mereka melanggar juga”. Ungkapan-ungkapan seperti itu akan kerap kita dengar apabila karyawan lain (selain departemen SHE) menilai bahwa SHE sudah tidak memberikan panutan kepada mereka.

Kalau kita melihat foto di atas, bahwasannya ada beberapa orang SHE berdiri di tanggul. Sepintas memang terlihat tidak ada yang aneh. Namun kalau kita lihat secara seksama, tidak jauh dari mereka terdapat rambu yang bertuliskan “DILARANG BERDIRI DI ATAS TANGGUL”.

Bisa kita terka bagaimana penerapan Peraturan Keselamatan di area tersebut, jika orang-orang SHE yang pada dasarnya adalah petugas yang memasang rambu tersebut, yang seharusnya menerapkan aturan, yang seharusnya menjadi panutan bagi karyawan lain untuk dapat melaksanakan aturan keselamatan yang dibuat, namun mereka sendiri yang melanggar.

Mari jadilah “Panutan” yang benar-benar menjadi tauladan bagi yang melihat, tauladan bagi anak buah, tauladan bagi keluarga, tauladan bagi sesama.

Jabat erat
Darmawan Saputra

Sumber : www.darmawansaputra.com
Darmawan Saputra

Saya adalah Pekerja di Salah Satu Perusahaan Pertambangan Batubara. Saya Lahir Di Salah Satu Daerah Di Kotabumi (Lampung Utara).

Leave a Comment
Share
Published by
Darmawan Saputra

Recent Posts

Komunikasi Kebijakan – Sub Elemen 1.4 SMKP Minerba

Komunikasi kebijakan SMKP Minerba - Artikel kali ini melanjutkan sharing mengenai Sub elemen 1.4 dari…

4 months ago

Byford Dolphin Insiden Yang Menegaskan Bahwa “Orang Terbaik Pun Bisa Salah”

human error; human failure; kegagalan manusia; byord dolphin; keselamatan dan kesehatan kerja, kecelakaan kerja, K3…

7 months ago

Akankah Gap Antara Prosedur dan Praktik Kerja Bisa Hilang di Tempat Kerja?

Pemeriksaan Kecelakaan - Kecelakaan Kerja menjadi salah satu risiko yang harus dikendalikan oleh organisasi untuk…

7 months ago

Anda Personil K3 ? Sering Bereaksi Seperti ini Ketika Menghadapi Kecelakaan Kerja

Reaksi Saat Menghadapi Kegagalan - Kita semua pernah mengalami kegagalan atau mengetahui kegagalan orang lain,…

8 months ago

Penilaian Tingkat Pencapaian Kinerja Keselamatan Pertambangan

Kinerja Keselamatan Pertambangan - Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan (SMKP Minerba) telah dijalankan sejak dikeluarkan Permen…

9 months ago

Masih Memakai Piramida Kecelakaan Heinrich ? Mungkin Anda Perlu Berpikir Ulang Mulai Sekarang

Piramida Kecelakaan - Sebelum masuk ke pembahasan, pertama penulis ingin membuat disclaimer yaitu Heinrich adalah…

1 year ago